Ganjar Pranowo Beri Hadiah Laptop ke Siswa yang Tonton Vid3o P0rn0 Hoaks, Ini Faktanya
Beredar artikel yang menarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan hadiah laptop kepada siswa yang menonton video porno. Kabar itu dimuat situs acehjournalpasific.com berjudul "Ganjar Pranowo Berikan Hadiah Laptop Ke Siswa Yang Menonton Video Porno".
Akun Facebook Putra Inka membagikan foto tangkapan layar itu pada Kamis, 11 Juni 2020. Pemilik akun juga menambahkan keterangan pada foto tersebut bertuliskan:
"Gebrakan Sang Capres 2024 Untuk Mencerdaskan Para Tunas Bangsa Menjadi Anak Pintar Dan Bersemangat Belajar"Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan hadiah laptop kepada siswa yang menonton video porno adalah salah. Faktanya, Ganjar memberikan hadiah laptop kepada siswa bukan karena siswa tersebut menonton video porno, tetapi siswa itu berani jujur bahwa dia pernah menonton video porno.
Dilansir Kominfo.go.id, pernyataan Ganjar terkait pemberian hadiah laptop kepada siswa yang mengaku pernah menonton video porno itu pernah dimuat oleh situs media IDN Times. Isi pada artikel dalam unggahan tersebut juga merupakan kutipan dari situs media IDN Times dengan judul "Viral Kisah Ganjar Beri Laptop ke Siswa yang Jujur"diunggah pada 4 Desember 2019.
"Namun narasi pada judul diubah menjadi "Ganjar Pranowo Berikan Hadiah Laptop Ke Siswa Yang Menonton Video Porno." Faktanya, Laptop itu diberikan bukan karena siswa tersebut menonton video porno, tapi karena siswa itu berani untuk jujur bahwa ia pernah menonton video porno." tulis Kominfo dalam laporannya pada 14 Maret 2020.
Kutipan pernyataan Ganjar yang dimuat situsacehjournalpasific.comberasal dari video podcast di kanal YouTube milik Deddy Corbuzier. Video berdurasi 53 menit 24 detik itu diberi judul "Ganjar Pranowo Nonton Video P0rn0 Tanpa Marah Marah".
Pernyataan Ganjar soal pemberian hadiah laptop kepada siswa yang mengaku pernah menonton video porno terdapat pada menit ke 47 detik 25 sampai menit ke 48 detik 52. Berikut ini secara lengkap pernyataan Ganjar:
"Mas, saya punya program namanya Gubernur Mengajar, masuk anak-anak SMA, ya muda kayak anak-anak ini gitu. Masih muda, SMA. Pertanyaan saya itu enggak enak banget. Ya, jangan radikal ya, Pancasilais ya, jangan narkoba ya, jangan porno ya. Kan ini anak-anak. Wajib dong. Tapi kita boleh jujur enggak di ruang kelas ini? Bapak-ibu kepala sekolah jangan ada yang melotot dan marah, Anda diam semua. Siapa yang pernah nonton gambar porno ngacung, video porno? Enggak ada, diam semua. Kalian sedang jujur atau bohong? Saya, Pak. Satu. Sini kamu. Kenapa kamu? Ya, anu Pak, eksplore aja Pak, pengin, sesuatu. Ya, tapi itu kalau kamu tidak ada guru, tidak ada guide-nya, itu pendidikan seks yang keliru. You know? Iya, Pak. Kamu saya kasih laptop. Karena apa? Anak ini, satu, berani. Dia punya potensi leadership. Dua, dia jujur. Mas, mengakui sebuah kesalahan itu bagian dari sportivitas. Ksatria dia. Dan itu orang sering nutupi. Gubernur, oh, saya rajin belajar. Saya baik budi dan tidak sombong, jagoan, lagi pula pintar. Ya, si boy itu. Enggak ada kesempurnaan itu."
Kesimpulan:
Klaim bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan hadiah laptop kepada siswa yang menonton video porno adalah salah. Faktanya, Ganjar memberikan hadiah laptop kepada siswa bukan karena siswa tersebut menonton video porno, karena siswa itu berani jujur bahwa dia pernah menonton video porno
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
Akun Facebook Putra Inka membagikan foto tangkapan layar itu pada Kamis, 11 Juni 2020. Pemilik akun juga menambahkan keterangan pada foto tersebut bertuliskan:
"Gebrakan Sang Capres 2024 Untuk Mencerdaskan Para Tunas Bangsa Menjadi Anak Pintar Dan Bersemangat Belajar"Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan hadiah laptop kepada siswa yang menonton video porno adalah salah. Faktanya, Ganjar memberikan hadiah laptop kepada siswa bukan karena siswa tersebut menonton video porno, tetapi siswa itu berani jujur bahwa dia pernah menonton video porno.
Dilansir Kominfo.go.id, pernyataan Ganjar terkait pemberian hadiah laptop kepada siswa yang mengaku pernah menonton video porno itu pernah dimuat oleh situs media IDN Times. Isi pada artikel dalam unggahan tersebut juga merupakan kutipan dari situs media IDN Times dengan judul "Viral Kisah Ganjar Beri Laptop ke Siswa yang Jujur"diunggah pada 4 Desember 2019.
"Namun narasi pada judul diubah menjadi "Ganjar Pranowo Berikan Hadiah Laptop Ke Siswa Yang Menonton Video Porno." Faktanya, Laptop itu diberikan bukan karena siswa tersebut menonton video porno, tapi karena siswa itu berani untuk jujur bahwa ia pernah menonton video porno." tulis Kominfo dalam laporannya pada 14 Maret 2020.
Kutipan pernyataan Ganjar yang dimuat situsacehjournalpasific.comberasal dari video podcast di kanal YouTube milik Deddy Corbuzier. Video berdurasi 53 menit 24 detik itu diberi judul "Ganjar Pranowo Nonton Video P0rn0 Tanpa Marah Marah".
Pernyataan Ganjar soal pemberian hadiah laptop kepada siswa yang mengaku pernah menonton video porno terdapat pada menit ke 47 detik 25 sampai menit ke 48 detik 52. Berikut ini secara lengkap pernyataan Ganjar:
"Mas, saya punya program namanya Gubernur Mengajar, masuk anak-anak SMA, ya muda kayak anak-anak ini gitu. Masih muda, SMA. Pertanyaan saya itu enggak enak banget. Ya, jangan radikal ya, Pancasilais ya, jangan narkoba ya, jangan porno ya. Kan ini anak-anak. Wajib dong. Tapi kita boleh jujur enggak di ruang kelas ini? Bapak-ibu kepala sekolah jangan ada yang melotot dan marah, Anda diam semua. Siapa yang pernah nonton gambar porno ngacung, video porno? Enggak ada, diam semua. Kalian sedang jujur atau bohong? Saya, Pak. Satu. Sini kamu. Kenapa kamu? Ya, anu Pak, eksplore aja Pak, pengin, sesuatu. Ya, tapi itu kalau kamu tidak ada guru, tidak ada guide-nya, itu pendidikan seks yang keliru. You know? Iya, Pak. Kamu saya kasih laptop. Karena apa? Anak ini, satu, berani. Dia punya potensi leadership. Dua, dia jujur. Mas, mengakui sebuah kesalahan itu bagian dari sportivitas. Ksatria dia. Dan itu orang sering nutupi. Gubernur, oh, saya rajin belajar. Saya baik budi dan tidak sombong, jagoan, lagi pula pintar. Ya, si boy itu. Enggak ada kesempurnaan itu."
Kesimpulan:
Klaim bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan hadiah laptop kepada siswa yang menonton video porno adalah salah. Faktanya, Ganjar memberikan hadiah laptop kepada siswa bukan karena siswa tersebut menonton video porno, karena siswa itu berani jujur bahwa dia pernah menonton video porno
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
